Keluarga Kenang Vidi Aldiano Lewat Aksi Positif, Tebar Benih Ikan Demi Jaga Ekosistem Sungai

9 hours ago 4

Jadi intinya...

  • Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, gencar tebar benih ikan untuk lingkungan.
  • Gerakan ini terinspirasi dari guru bahasa Sunda yang konsisten tebar ikan.
  • Harry Kiss berencana menghidupkan ekosistem air dan edukasi bahaya ikan sapu-sapu.

Liputan6.com, Jakarta - Keluarga Vidi Aldiano terus melakukan berbagai aksi positif, untuk mengenang almarhum. Harry Kiss, ayah Vidi Aldiano, tengah gencar menggalakkan aksi menebar benih ikan di berbagai perairan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Harry Kiss menceritakan bahwa inspirasi gerakan ini bermula dari seorang guru yang konsisten melakukan aksi serupa di Jawa Barat. Ia pun merasa tergerak setelah melihat dedikasi komunitas tersebut dalam menjaga kelestarian alam melalui media sosial.

"Saya sebetulnya cuma melihat ada satu IG namanya Kang Teten. Itu... dia itu guru bahasa Sunda, guru SMA. Jadi kalau sore dia kosong, dia nyebar. Wah, itu luar biasa orang-orang itu. Dan dia punya satu komunitas gitu, 8-9 orang gitu, yang tiap hari kerjaannya nebar ikan," ujar Harry Kiss di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).

Harry Kiss juga berencana untuk menghidupkan ekosistem air yang berada di sekitar area pemakaman Vidi beristirahat. Ia mengaku sudah memantau titik koordinat danau yang dinilai cocok untuk menjadi habitat baru bagi berbagai jenis ikan konsumsi.

"Nanti kita akan tebar ikan juga di danau ini. Ini gara-gara dia nih (menunjuk bapak di sebelahnya). 'Pak, di sini ada danau', 'Mana danaunya?', ternyata itu. Kapan rencananya mau ditebar?" tanya Harry kepada petugas di lokasi.

Rencana tersebut pun disambut baik oleh warga sekitar yang sering menghabiskan waktu luang untuk memancing di area tersebut. Harry mulai mendata jenis ikan apa saja yang bisa bertahan hidup dan bermanfaat bagi masyarakat setempat.

"Ya sudah, nanti kita tebar. Kemarin yang sudah ready itu kalau yang stok di sini lele sama nila. Kalau nilem dan lain-lain, tawes, tidak hidup ya di sini ya," tuturnya.

Kita Untuk Lingkungan

Harry menegaskan bahwa gerakan ini bukan hanya sekadar hobi, melainkan sebuah misi untuk memperbaiki ekosistem yang sudah mulai rusak. Ia ingin mengembalikan kondisi sungai di Indonesia agar kembali kaya akan nutrisi dan populasi ikan seperti zaman dahulu.

"Kita untuk lingkungan. Ya, lingkungan itu kalau ada ikannya, ada apanya, kalinya juga ekosistem berjalan, ekosistemnya jadi bagus. Waktu saya SD dulu, pelajarannya mengatakan bahwa bedanya sungai di Indonesia dan sungai di Eropa, itu kalau di Indonesia airnya agak sedikit keruh ya, tapi banyak ikannya. Kalau di Eropa airnya bening tapi tidak ada ikannya," jelasnya.

Ikan Sapu-Sapu

Keinginan Harry Kiss untuk melestarikan ikan juga dibarengi dengan edukasi mengenai ancaman predator yang bisa merusak rantai makanan di sungai. Ia menyoroti keberadaan ikan sapu-sapu yang saat ini menjadi perhatian pemerintah karena sifatnya yang merugikan ikan lain.

"Nah pemerintah kan juga sekarang nih lagi membasmi ikan sapu-sapu ya, ikan sapu-sapu itu makanin telur ikan. Jadi bukan hanya dia hama buat ini, tapi juga dia membasmi ikan-ikan yang ada. Jadi ikan misalnya lagi bertelur, telurnya dimakan sama sapu-sapu. Ya jadi itu yang harus diberesin," pungkas Harry Kiss.

Saksikan FTV Kisah Nyata di Indosiar, Jumat 17 April via live streaming pukul 13.30 WIB

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |