Clara Shinta Sambangi Komnas Anak, Tuntut Mantan Suami Tanggung Jawab kepada Buah Hati

9 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Clara Shinta menyambangi kantor Komnas Perlindungan Anak, Kamis (16/4/2026). Kunjungan Clara ini guna memperjuangkan hak dan kebahagiaan buah hatinya.

Clara Shinta tampak sangat berhati-hati dalam memberikan keterangan, agar tak memperkeruh suasana dan berdampak pada psikis anak. Ia memilih untuk menutup rapat detail permasalahan internal demi menjaga ruang privasi bagi pertumbuhan anak-anaknya.

"Seperti yang saya sampaikan saya sebenarnya tidak mau bahas tentang anak sama sekali, saya melindungi anak saya. Saya tidak mau ke depannya nanti ada update-an tentang huru-hara internal saya sama orang tuanya, yang penting kedatangan saya ke sini itu untuk kebahagiaan anak saya," ujar Clara Shinta.

"Saya tidak mau jawab soal anak. Kalau ada pertanyaan lain boleh tidak, insyaAllah saya jawab. Kecuali anak ya," Clara menyambung.

Meski sempat enggan bicara banyak, Clara mengungkapkan bahwa ia sedang mengatur pola asuh dan jadwal pertemuan anak dengan ayahnya. Ia ingin agar ada kesepakatan tertulis yang bisa menjamin tanggung jawab seorang ayah tetap berjalan.

"Jadi saya itu ke Komnas HAM (Perlindungan Anak) ini ingin membicarakan hak-hak anak dan untuk tujuannya kebahagiaan anak. Jadi kedatangan saya itu berkompromi untuk mengatur jadwal pertemuan anak tapi dengan catatan tertentu," ungkap Clara.

Permintaan Clara Shinta

Salah satu poin penting yang diperjuangkan Clara adalah mengenai kewajiban nafkah pokok, terutama untuk biaya pendidikan. Ia merasa sangat miris melihat fenomena pria yang abai terhadap tanggung jawab finansial kepada darah dagingnya sendiri.

"Saya meminta kepada mantan suami saya bertanggung jawab atas nafkah yang pokok saja seperti uang sekolahnya karena saya itu ingin anak saya ini tumbuh menjadi anak yang memiliki role model seorang bapak itu perannya apa. Karena jujur saja sekarang itu miris banget lho Mbak melihat banyak banget laki-laki yang tidak punya mental pemberi nafkah," tuturnya.

Sayangkan Sikap Mantan

Clara menyayangkan sikap mantan suami yang menuntut waktu bertemu anak, namun seolah lupa akan kewajiban dasar yang harus dipenuhi. Baginya, keseimbangan antara hak untuk bertemu dan kewajiban memberi nafkah harus berjalan beriringan.

"Jadi saya ini ingin mengajukan tolong bayar nafkah untuk anak saya yang seharusnya saja sekolah saja. Itu semuanya sejauh ini saya beri karena dari dia kecil sampai sekarang ini tidak ada satu rupiah pun nafkah dia lepas sampai ke anak saya begitu makanya itu yang sangat saya sayangkan dia menuntut untuk bertemu anak saya tapi saya berharap untuk dia juga bisa memberikan hak anak saya," keluh Clara.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |