Nana Minum Obat Penenang Sebelum Bersaksi, Tantang Terdakwa di Sidang soal Pencurian

7 hours ago 5

Jadi intinya...

  • Nana hadapi pria penyerang di sidang, meski gugup ia bertekad jujur.
  • Nana melabrak terdakwa di pengadilan, hakim menegur emosinya.
  • Nana bersaksi melihat pelaku mencekik ibu dan mengambil pisau.

Liputan6.com, Jakarta - Nana akhirnya kembali berhadapan langsung dengan sosok yang memberi trauma mendalam padanya, yakni pria yang berupaya melakukan pencurian di rumahnya, hingga menyerang sang aktris dan ibunda terluka. Dilansir dari SBS Star News, Nana hadir dalam persidangan yang dihelat pada Selasa (21/4/2026), di Pengadilan Distrik Uijeongbu Cabang Namyangju.

Sebelum berhadapan dengan terdakwa, seorang pria usia 30-an yang disebut sebagai Tuan A, bintang drakor Mask Girl ini sempat menyapa wartawan yang menunggunya. Nana mengakui, persidangan tersebut adalah hal yang membuatnya resah.

"Saya meminum pil penenang. Saya benar-benar gugup," kata Nana kepada wartawan. Ia menambahkan, "Saya ingin mengendalikan emosi. Rencanaku adalah berbicara persis seperti apa yang terjadi―dengan jujur ​​dan transparan."

N

ana juga sempat ditanya pendapatnya tentang A yang menolak dakwaan. "Ini tidak masuk akal. Rasanya ironis sekali saya harus berada di sini," ujar Nana. Namun, ia tetap bersikap optimistis. "Jika saya berbicara jujur, keputusan yang tepat akan datang," Nana menambahkan. 

Nana Minta Penggemar Jangan Khawatir

Sebagai catatan, Nana pernah mengajukan permohonan untuk tidak hadir dalam persidangan. Kala itu, Nana merasa terbebani bila mesti berhadapan langsung dengan A, namun pengadilan tidak menerima permohonan ini. Kali ini, Nana memastikan dirinya sudah lebih siap. 

Menjelang hadir di persidangan, ia menulis di medsos, "Aku tahu banyak dari kalian yang khawatir, tapi tolong jangan khawatir. Aku akan melakukannya dengan baik." 

Nana Melabrak Terdakwa

Meski sudah menyiapkan hati dan pikiran, ternyata Nana tetap saja merasa panas saat akhirnya berhadapan dengan A di persidangan. Chosun Daily mewartakan bahwa Nana sempat melabrak dan melempar tantangan pada A. 

"Kamu bersenang-senang, ya? Tatap mataku," kata Nana mengungkapkan kemarahannya.

Hakim kemudian menegur Nana yang disebut memelototi A. "Saya memahami perasaan Anda, tetapi persidangan tidak akan berjalan lancar jika Anda merasa emosi," kata sang hakim. Nana menjawab, "Mustahil bila emosi tak terpancing."

Kesaksian Nana dalam Persidangan

Di persidangan, Nana memberikan kesaksian dengan mengatakan ia memergoki aksi sang pelaku saat mencekik ibunya. Ia kemudian berusaha memisahkan keduanya. 

"Saat aku melihat pisau itu (tergeletak di atas lantai), aku berpikir, 'Aku mesti mengambilnya. Melihat aksi terdakwa sebelumnya, aku berpikir kalau ia memegang pisau, ia bisa melakukan apa pun, jadi aku mencoba membela diri," kata Nana saat memberikan kesaksian. 

Sementara itu sang terdakwa masih membantah dakwaan dan mengklaim ia tak berniat mencuri, tak membawa senjata, dan tak melakukan penyerangan. Sidang selanjutnya akan berlangsung pada 12 Mei mendatang. 

Saksikan Sinetron Asmara Gen Z Episode Rabu 22 April Pukul 17.00 WIB di SCTV

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |