Sheila On 7 Bakal Manggung di Poliponi Bali 2026: Selalu Menyenangkan Lebih Dekat dengan Fans

10 hours ago 8

Jadi intinya...

  • Sheila On 7 dipastikan tampil di Poliponi Bali pada 4 Juli 2026 di Gianyar.
  • Letralive berkomitmen menghadirkan konser berkualitas, tertata, dan nyaman bagi audiens.
  • Sheila On 7 senang kembali bertemu penggemar Bali, apresiasi profesionalisme penyelenggara.

Liputan6.com, Jakarta - Sheila On 7 akhirnya dipastikan tampil di Poliponi Bali yang akan digelar pada 4 Juli 2026 di Bali United Training Center Gianyar, Bali. Kehadiran pelantun “Dan” serta “Sephia” ini menjawab penantian panjang para penggemar. Poliponi Bali 2026 sendiri memanfaatkan venue berkarakter kuat di kawasan bibir laut yang menambah value dalam menonton konser di Bali. Manajer sekaligus personel Sheila on 7, Adam Subarkah, mengaku bahagia bisa terlibat di ajang bergengsi Poliponi Bali tahun ini. Manggung selalu menyenangkan bagi Sheila on 7.

“Selalu menyenangkan bagi Sheila On 7 untuk bisa kembali hadir lebih dekat dengan para penggemar, termasuk di Bali yang memiliki energi audiens khas. Kami juga melihat ada keseriusan dari pihak Letralive dalam menghadirkan pengalaman konser yang tertata dan nyaman. Dengan demikian, gagasan tentang ‘konser yang baik dan benar’ bisa benar-benar dirasakan penonton,” kata Adam Subarkah dalam konferensi pers virtual pekan ini.

Poliponi Bali hadir sebagai pergelaran musik yang tak hanya kuat dari sisi line-up, tapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir. Sebagai intellectual property perdana dari Letralive, Poliponi wujud awal dari visi menghadirkan konser yang baik dan benar.

Sementara itu, Letralive adalah kolaborasi strategis Thunder Production dan Sky Entertainment, dua kekuatan penting dalam industri live event Tanah Air yang mengusung semangat excellence in production dan excellence in hospitality.

Momentum Penting

Direktur Operasional Letralive, Radita Kus Hartono, mengatakan, Poliponi adalah langkah awal untuk menghadirkan konser matang dalam kualitas eksekusi, tertata dalam pengelolaan, dan relevan dengan kebutuhan audiens masa kini.

“Bali jadi momentum penting bagi kami untuk memperluas semangat tersebut kepada publik yang lebih luas,” ujar Radita Kus Hartono. Untuk memperkuat fondasi kreatif acara, Letralive melibatkan Ari Wulu sebagai Creative Director.

Keseluruhan Pengalaman Audiens

Sebagai musisi, produser, dan pelaku seni pertunjukan, keterlibatan Ari Wulu mempertegas visi Letralive untuk menghadirkan konser yang tak hanya solid dari sisi produksi, tapi juga memiliki karakter kreatif yang kuat.

“Untuk Poliponi Bali, kami menaruh perhatian besar pada keseluruhan pengalaman audiens. Bukan hanya soal pertunjukan, tapi bagaimana penonton datang, masuk ke venue, menikmati konser, hingga pulang nyaman,” ucap Ari Wulu.

Si Paling Konser

Pendekatan kurasi line-up Poliponi tidak dilakukan secara acak. Letralive menggabungkan insting kreatif dengan pemahaman karakter pasar agar para penampil punya relevansi nyata dengan audiens di tiap kota.

Tagline “Si Paling Konser” dipilih bukan semata sebagai identitas komunikasi, melainkan representasi semangat yang ingin dihadirkan Poliponi. Kata paling juga dimaknai sebagai akronim Panggung Keliling.

Rossa Bakal Laporkan Akun Medsos yang Catut Lagunya Tanpa Izin

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |