Dari Earth Day ke Every Day, Masyarakat Diajak Kelola E-Waste lewat Gadget for Good

20 hours ago 17

loading...

Menjawab hal tersebut, Blibli secara konsisten menghadirkan program e-waste collection Gadget for Good dengan menyediakan dropbox pengumpulan limbah elektronik. Foto/Dok

JAKARTA - Bagi Blibli , Earth Day bukan sekadar momentum tahunan untuk berbicara tentang lingkungan, melainkan penegasan atas komitmen yang dijalankan setiap hari. Sejalan dengan tema global Earth Day 2026 “Our Power, Our Planet,” Blibli memaknai keberlanjutan sebagai bagian dari cara perusahaan beroperasi, sekaligus mengajak masyarakat melihat bahwa langkah kecil setelah konsumsi juga dapat memberi dampak nyata bagi Bumi.

Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif berkelanjutan, seperti E-Waste Collection Program dan Take Back Packaging, yang telah dijalankan secara konsisten, sebagai upaya bersama dalam membangun kebiasaan yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Di tengah meningkatnya kesadaran publik terhadap isu lingkungan, salah satu tantangan terbesar adalah memastikan material pascakonsumsi dapat dikelola secara bertanggung jawab. Berdasarkan laporan Global E-waste Monitor, secara global, volume limbah elektronik (e-waste) telah mencapai 62 juta ton pada 2022 dan diproyeksikan meningkat menjadi 82 juta ton pada 2030. Namun hanya 22,3% yang berhasil didaur ulang secara formal, berdasarkan World Health Organization.

Baca Juga: Langkah Membumi Bikin Aksi Nyata untuk Bumi yang Lebih Lestari

Di Indonesia, tantangan ini tidak kalah serius. Data Global E-waste Monitor 2024 juga menunjukkan bahwa Indonesia menghasilkan sekitar 2 juta ton sampah elektronik per tahun, menempatkannya sebagai salah satu kontributor terbesar di Asia Tenggara. Pulau Jawa sendiri menyumbang lebih dari separuh total volume tersebut.

Kesenjangan antara volume dan pengelolaan juga masih signifikan. Di DKI Jakarta, misalnya, dari total e-waste yang dihasilkan, hanya sekitar 165 ton yang berhasil dikelola sepanjang periode 2019 hingga Mei 2024.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |